Ponorogo (05/10/24). Muhammad Rayhan Nabiha Ardhito, siswa kelas XI-13 dari MAN 2 Ponorogo, berhasil mencatatkan prestasi gemilang di ajang nasional dengan meraih Juara 2 dalam Lomba Baca Puisi Tingkat Nasional pada Festival Bahasa Indonesia yang diselenggarakan oleh Universitas Negeri Surabaya (UNESA). Keberhasilan Rayhan membawa kebanggaan besar tidak hanya bagi dirinya, tetapi juga bagi sekolah, keluarga, dan komunitas di sekitarnya.

Dalam wawancara usai menerima penghargaan, Rayhan mengungkapkan perasaan campur aduk yang mengiringi pencapaiannya. “Segala perasaan bercampur aduk, baik rasa senang, bangga, maupun lega. Saya merasa penantian panjang untuk momen ini akhirnya terwujud,” tuturnya . Ia juga menyatakan bahwa kemenangan tersebut merupakan hasil dari perjuangan dan dedikasi yang konsisten, sesuatu yang tidak bisa dicapai dengan mudah.

Rayhan tidak lupa menyebutkan pentingnya dukungan dari berbagai pihak dalam perjalanannya menuju podium juara. “Keberhasilan ini tidak saya raih sendirian. Orang tua saya selalu ada untuk mendukung, baik secara fisik maupun melalui doa. Tak lupa, guru pembimbing saya, Ibu Dian Rahmawati, yang dengan sabar melatih saya setiap hari meskipun jadwal beliau sangat padat,” tambahnya.

Rayhan menyadari bahwa persiapan yang matang dan latihan yang konsisten merupakan kunci utama untuk menghadapi kompetisi setingkat nasional. Setiap hari, ia menyisihkan waktu untuk berlatih, baik di rumah maupun di sekolah. “Saya tahu bahwa untuk meraih trofi di tingkat nasional, tidak ada jalan pintas. Setiap hari, saya berlatih untuk menyempurnakan teknik dan penjiwaan puisi yang saya bawakan,” jelasnya.

Kecintaannya terhadap puisi sudah tumbuh sejak duduk di bangku kelas 5 SD. Dari sana, Rayhan terus mengasah kemampuan membaca puisi, menghayati makna di balik setiap kata, dan belajar mengekspresikan emosi yang mendalam melalui suaranya.

Meski sudah lama berkiprah dalam dunia puisi, Rayhan mengakui bahwa perjalanan tersebut tidak selalu mulus. Ia pernah menghadapi persepsi negatif dari orang-orang terdekat yang meremehkan kemampuannya. “Banyak yang meragukan kemampuan saya di bidang ini, tapi justru itu yang memotivasi saya. Saya ingin membuktikan bahwa saya layak mendapat penghargaan ini,” ungkapnya.
Rayhan berharap prestasinya ini bisa menjadi inspirasi bagi siswa-siswa lain agar tidak mudah menyerah dalam mengejar impian. “Saya ingin menunjukkan kepada teman-teman di seluruh Indonesia bahwa dengan tekad, kerja keras, dan keyakinan, kita bisa mencapai apa pun yang kita impikan. Jangan biarkan omongan negatif orang lain menghentikan kita,” tegasnya.

Prestasi Rayhan ini tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi MAN 2 Ponorogo, yang terus mendorong siswanya untuk berprestasi di berbagai bidang. Kepala sekolah MAN 2 Ponorogo menyampaikan harapannya agar lebih banyak siswa yang terinspirasi oleh Rayhan dan termotivasi untuk meraih prestasi serupa.

Festival Bahasa Indonesia 2024 di UNESA sendiri diikuti oleh ratusan peserta dari berbagai sekolah di seluruh Indonesia. Kompetisi ini menampilkan berbagai lomba yang menguji keterampilan berbahasa dan sastra Indonesia, termasuk lomba baca puisi yang berhasil dimenangkan oleh Rayhan.

Reporter:
Rahma Dwi Prihaswati XI – 2
Kayla Yatafaroqu Az – Zahra XI – 3
Azkia Ayudya R. X-6
Umi Maghfiroh X-11


Discover more from MAN 2 Ponorogo

Subscribe to get the latest posts sent to your email.

Leave a Reply

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.